A New Chapter Has Begun… : Vendors (3)

Mahar dan Seserahan

Acara lamaran kami gak pake acara tukar cincin, jadi pemasangan cincin dilangsungkan pas akad nikah. Setelah lamaran kami mulai berburu cincin kawin dimulai dengan browsing di internet, mayoritas merujuk ke Toko Kaliem di Blok M dan Cikini Gold Centre.Ā  Berhubung banyak yang bilang kalo harga di Toko Kaliem lebih mahal, akhirnya dipilih untuk cari cincin di Cikini Gold Centre (CGC).

Kami sampai di CGC hari Minggu sekitar jam 10 pagi dengan tujuan Toko Suki dan Toko Kenanga, tapi ternyata Toko Sukinya tutup hari Minggu šŸ˜¦ Jadi kami muter-muter CGC dulu untuk liat-liat. Toko Suki jauh lebih besar dari Toko Kenanga jadi kayanya lebih banyak pilihan, tapi berhubung kami berdua males balik lagi akhirnya pilih-pilih model cincin yang ada di Toko Kenanga aja.

Berhubung jari gue dan calon Suami tergolong kurus-kurus, pilih cincin kawin ini agak tricky juga supaya dapet cincin yang kelihatan manis waktu dipakai. Walau pilihan modelnya gak banyak akhirnya dapet juga cincin yang kami suka. Cincin yang kami pilih emas putih 3 gram dan untuk calon Suami palladium 4 gram. Alhamdulillah karena jari mungil jadi hemat haha

img_4323_resize.jpg
Jari mungil pangkal hemat

Kurang dari sebulan sebelum hari-H seserahan baru lengkap dibeli (maklum cewe banyak mau tapi pengen hemat, jadi lama pilih-pilihnya haha), jadi kami balik ke CGC untuk cari kotak seserahan dan wadah mahar. Banyak banget pilihan kotak seserahan disana dengan berbagai model dan harga. Pilihannya bisa sewa atau beli. Karena ternyata kotak yang kami mau harganya masih terjangkau dan bisa dipakai lagi buat storage, jadi kami pilih beli aja di Toko Yayang dua set kotak koper nuansa shabby chic bunga-bunga seharga Rp120.000/set yang terdiri dari 4 kotak beda ukuran.

Selain jual kotaknya, mereka juga buka jasa hias seserahan. Supaya ga repot lagi, kami minta dihias sekalian. Ada 2 pilihan, pakai plastik biasa atau pakai mika, beda harganya lumayan jauh. Kami pilih plastik aja karena toh bagus juga kok dengan jasa hias Rp15.000/kotak dengan lama proses satu minggu. Untuk mahar, kami beli wadahnya juga di CGC, di Toko Ibu Sri seharga Rp120.000.

Vendor Cincin : Toko Kenanga, CGC.

Vendor Mahar : Toko Ibu Sri, CGC.

Vendor Hias Seserahan : Toko Yayang, CGC.

This slideshow requires JavaScript.

Buku Tamu

Salah satu perintilan yang hampir terlupakan. Awalnya mau beli buku tamu biasa aja di toko buku tapi ternyata gak sengaja nemu vendor desain dan cetak buku tamu di instagram dan harganya terjangkau. Kami pesan di Macaloona (ig : @macaloona) dua buah buku tamu dengan desain dan warna mirip dengan undangan kami plus gambar sepasang pengantin. Dengan harga Rp120.000/buku kami dapat buku tamu yang kece untuk disimpan selamanyaaa (lebay).

This slideshow requires JavaScript.

 

Catering

Urusan catering kami ngikut rekomendasi Ibu di Subang yang dapet banyak info dari temen-temennya. Satu keuntungan lagi acara di Subang adalah harga paket catering disana lebih murah daripada Jakarta, menu lauk lengkap dan gubukan hanya seharga Rp45.000/porsi plus bonus sarapan saat akad nikah. Alhamdulillah porsi catering cukup sampai akhir acara, bahkan berlebih. Soal rasa, gue pernah test food satu kali dan rasanya oke oke aja. *gue gak terlalu paham rasa jadi selama bisa dimakan ya enak-enak aja haha* Sedangkan pas acara, gue dan Suami gak terlalu selera makan jadi cuma makan siomay-batagor doang, tapi dari beberapa testimoni tamu setelah acara sih katanya makanannya enak-enak. Alhamdulillah.

Vendor Catering : Ibu Ikah Sari Rasa, Subang (Ig : @ika_sarirasa)

Tips Menghitung Porsi Catering :

  • jumlah undangan dikali 2 : 500 undangan x 2 = 1000
  • estimasi tamu hadir : 80% x 1000 = 800 (persentase menyesuaikan, karena acara kami diluar kota maka estimasi kehadiran 80%)
  • proporsi prasmanan dan gubukan 60:40 (bisa 70:30 atau 80:20 juga, disesuaikan dengan acara siang atau malam dan kondisi tamu) : prasmanan 60% x 800 = 480 porsi
  • Gubukan 40% x 800 = 320 porsi x 4 gubukan (asumsi setiap tamu mengambil makanan dari 4 gubukan) = 1280 porsi
  • Jumlah porsi per gubukan = 1280 porsi : 6 gubukan (asumsi jumlah gubukan) = 215 porsi/gubukan

Rias, Busana, Dekorasi

Berhubung kami berdua gak stay di Subang dan sedikit banget informasi vendor pernikahan untuk daerah Subang di internet, jadi kami mengandalkan Ibu sebagai informan haha Ibu gue merekomendasikan vendor nikahan yang lagi naik daun di Subang, Kaynha Wedding.

Setelah kami kepo instagramnya dan coba dateng kesana untuk liat portfolionya, akhirnya kami memutuskan untuk pesan paket pernikahan Rias, Busana Pengantin dan Keluarga, Dekorasi, MC dan Acara, Foto dan Video juga Entertainment di Kaynha Wedding. Overall, kami puas banget sama Kaynha Wedding, kecuali sama rekanan vendor foto dan videonya hiks (kekeuh dibahas).

Kami minta dekorasi bernuansa peach, dan kebetulan mereka punya baju pengantin dengan warna senada. Gue suka banget sama model dan warna bajunya, it was complementing my skin tone very well. Riasan akad dan resepsinya juga berhasil bikin pangling dan dapet pujian dari temen-temen yang hadir (no cukur alis sist). Keseluruhan acara, kecuali akad nikah yang agak kecepetan dari jadwal, berjalan baik dan MC nya profesional banget dan gak garing. Band pengiringnya pun oke, suara penyanyinya bagus, dan kami dapet bonus band akustik lengkap padahal kami cuma bayar penyanyi dan organ aja. Makasih banyaak Kaynha Wedding dan team šŸ˜€

Vendor : Kaynha Wedding (Ig : @kaynhawedding01)
Music entertainment : Mystic Music (Ig : mystic_official01)

This slideshow requires JavaScript.

Alhamdulillah selesai juga segambreng review vendor pernikahan kami yang Alhamdulillah berjalan lancar. Makasih banyaak semua vendor yang terlibat dan semoga berkah usahanya šŸ˜€

Merencanakan pernikahan (apalagi dengan budget terbatas) emang banyak banget tantangannya. Menurut gue yang terpenting adalah komunikasi sama pasangan, obrolin setiap progress ataupun kendalanya dan libatkan pasangan setiap ambil keputusan *walaupun cewe mah suka maksa dan cowo mah iya-iya aja wkwk*. Kadang bride-to-be suka stress sendiri padahal pasangannya sebenernya antusias mau bantu. Intinya jangan ragu buat minta bantuan ke pasangan maupun orang-orang terdekat.

Last but not least, terimakasih buat Pak Suami yang udah kooperatif ikut terlibat ngurusin semuanya plus bersabar kena omel selama empat bulan persiapan nikahan haha Thank you for being the best groom (and husband) I could ever ask for :))

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s