A New Chapter Has Begun… : Vendors (2)

Seragam Keluarga

Dalam sebuah acara pernikahan, gak cuma pengantin dan keluarga inti aja tapi keluarga besar juga punya peran besar jadi harus kece juga dong yaa. Berhubung acara resepsi kami bertema nasional, kami memutuskan untuk gak menggunakan kebaya sebagai seragam para tante, melainkan gamis. Pertimbangannya, gamis pasti lebih nyaman dan masih bisa dipakai ke acara lain dilain waktu.

Ada sedikit perbedaan antara keluarga besar gue dan suami. Keluarga besar gue sepakat kalo gue cukup beliin kainnya aja untuk dijahit masing-masing. Jadi model baju setiap orang beda-beda walaupun kainnya sama. Sedangkan para om sepakat untuk menyewa beskap masing-masing, biar meringankan kami katanya. Terharu :”” Kain untuk para tante terdiri dari dua warna, peach muda dan toska, dibeli di Toko Median, Pasar Baru, Bandung.

wp-1499834807534.jpg
Kain peach-toska untuk para tante. Ternyata beda model baju tiap orang malah jadi bagus kan..

Sedangkan untuk keluarga besar suami diputuskan untuk membeli gamis jadi di Thamrin City. Setelah muter-muter nyari gamis yang warnanya pas, ada pilihan ukuran dan sesuai budget dan itu susaaah banget, akhirnya ketemu juga gamis yang sesuai, warna peach-pink muda seharga Rp140.000/pcs.

wp-1499834803024.jpg
Seragam keluarga besar Suami. Kece yaa B-)

Foto Prewedding

Awalnya kami gak berencana untuk foto prewedding karena selain menghemat budget, kami gak fotogenik anaknyaa haha Rencananya mau pajang aja foto-foto lama karena kebetulan kami suka jalan-jalan bareng. Etapiii… setelah disortir kok rasanya koleksi foto kami gak layak tayang ya haha Kebetulan kami emang lebih sering jalan-jalan dan liburan outdoor, dan ntah kenapa tipe kulit muka gue cepet banget gosonggg, kalau ke mall pun cuma bisa sepulang kerja dimana udah lepek banget jadilah foto-foto kami penuh dengan muka kucel hiks

Setelah maju-mundur, H-1 bulan kami mantap buat foto prewedding, tapi di studio aja biar ga ribet dan harus murah! haha Setelah browsing sana-sini ketemulah satu vendor kece, studionya deket kosan, dan lagi promo hanya Rp750.000 saja untuk satu jam sesi foto. Alhamdulillah hasilnya memuaskan bangeeet…

Prewedding kami hampir tanpa persiapan. Baju yang digunakan pun satu stel baju lama yang warnanya senada, dan satu batik couple waktu lamaran. Untuk makeup nya lagi-lagi gue bergerilya di instagram dan berhasil menemukan MUA kece dengan harga terjangkau.

This slideshow requires JavaScript.

Vendor foto prewedding : Derzia Photolab Studio (ig : @derziaphotolab)

MUA : Mba Ines (ig : @beautybyines)

 

Foto dan Video Wedding

Overall dengan budget yang kami miliki, kami berdua cukup puas dengan vendor-vendor pilihan kami. Hampir gak ada kendala yang berarti, Alhamdulillah. Kecuali satu, vendor foto dan video wedding kami :”(

Jadi untuk vendor foto dan video, kami pilih sepaket dengan Rias, Busana, Dekor, dan Entertainment tanpa banyak pertimbangan, selain karena murah banget, awalnya kami gak terlalu concern dengan dokumentasi. Kami cuma lihat sekilas sample album dan beranggapan paling sama ajalah hasilnya. Tapi ternyata dipertengahan, gue tanya nama vendornya ke WO supaya bisa kepo instagramnya, dan hasilnyaaa… gue ga terlalu suka sama portfolionya, bagus, tapi ga sesuai sama ekspektasi dan selera kami.

Setelah kepo itu gue jadi kepikiran dan nyesel kenapa gak cari tahu di awal 😦 Gue coba hubungi pihak WO siapa tau masih bisa cancel untuk vendor fotonya, tapi ternyata udah dibayar lunas sama WO nya jadi gabisa lagi hiks Baru deh kebayang sedihnya acara nikahan yang kita siapin dengan maksimal tapi gak terdokumentasikan dengan baik.

Video Cinematic

Gue pun berusaha buat cari vendor foto lain, tapi ternyata vendor foto lain yang bagus emang jauh lebih mahal sedangkan vendor awal juga gak bisa cancel dan refund lagi. Sedih maksimaaal karena budget udah menipis…

Akhirnya setelah cerita ke calon Suami, kami sepakat untuk mengobati kekecewaan dengan tambah vendor lain untuk video cinematic. Kebetulan gue menemukan vendor asal Bandung yang gue suka video-videonya tapi harganya gak mahal. Untuk paket video cinematic yang kami pilih, harganya gak sampai tiga juta rupiah. Gapapa deh fotonya seadanya, setidaknya punya video yang bagus.

Alhamdulillah, ternyata keputusan kami tepat. Video cinematicnya bagus, sepadan lah sama budget yang dikeluarkan. Sedangkan foto dan video dari vendor awal beneran mengecewakan dan bahkan baru jadi 5 bulan kemudian. Bahkan sampe sekarang kami belum pilih foto yang akan diperbesar karena keburu bete huft *tepok jidat*

Vendor video cinematic : Quins Pictures, Bandung (ig : @quinspictures)

Cek videonya teaser nya disini.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s